Temui Benny Laos, Ketum FORMMALUT: Pembangunan Malut Butuh Sinergitas Semua Pihak

Eks Bupati Morotai, Beny Laos dan Ketum FORMMALUT Reza A Syadik (Istimewa)

LENSAMALUT.CO, JAKARTA — Pengurus Besar Forum Mahasiswa Maluku Utara (PB FORMMMALUT) Jabodetabek melakukan silaturahmi dengan Mantan Bupati Morotai Benny Laos, Jumat 9 September 2022.

Silaturahmi FORMMALUT dan Eks Bupati Morotai ini dalam rangka mewujudkan cita-cita para leluhur yakni Marimoi Ngone Futuru. Sebab, Beny Laos adalah salah satu tokoh Maluku Utara berdomisi di Jakarta.

Dalam pertemuan itu, M Reza Syadik selaku Ketua Umum PB Formmalut menegaskan bahwa dirinya akan melakukan road show ke seluruh tokoh Maluku-Utara guna mengukuhkan visi kebergaaman dan menjahit tolerani umat beragama dan suku di Malut.

Menurutnya, Benny Laos adalah figur yang berani dan memiliki tanggung jawab untuk mengharumkan nama baik Maluku-Utara di Jakarta. Ia adalah tokoh inspiratif yang telah berhasil membangun Morotai selama 1 periode.

“Maluku Utara sebagai Provinsi yang kaya akan suku dan budaya membutuhkan sinergitas dari semua elemen dan entitas masyarakat yang beragam untuk turut serta membangun Malut sebagai Provinsi yang berdaya saing dikancah Nasional dan Internasional,”ujar Reza dikediaman Benny Laos di Jakarta, Jumat (9/09/2022).

Sebagai Provinsi yang kaya akan keberagaman suku dan budaya tidak lantas membuat kita terpecah belah. Karena Sesungguhnya itu adalah anugerah yang besar dilahirkan dibumi para raja.

Pria kelahiran makayoa ini menyampaikan bahwa dirinya memutuskan untuk menjadi Ketum PB Formmalut adalah untuk memastikan bahwa Maluku-Utara harus menjadi Provinsi yang bebas dari pertikaiaan konflik kesukuan. Makayoa dan Togale adalah sodara yang terpisah hanya karena faktor darat dan keyakinan memilih identitas.

“Sebagai putra asli Makayoa, saya ingin tekankan bahwa kita dilahirkan dari rahim Marimoi Ngone Futuru. Tidak ada sekat-sekat identitas yang dapat menghambat kemajuan dan pembangunan, saya ingin kita bersatu untuk Maluku-Utara yang maju dan sejahtera,” tegasnya.

Ia menambahkan, Sejak awal meminta kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi di Jakarta agar PB Formmalut mampu menjadi pionir pembangunan Maluku-Utara. Salah satu agenda utamanya adalah menjadikan Sofifi yang telah digagas oleh Gubernur Maluku-Utara dapat tercapai.

“Agenda utama PB Formmalut ialah memastikan bahwa misi mulia Gubernur Maluku Utara, KH Abdul Gani Kasuba untuk menjadikan Sofifi sebagai Ibukota Provinsi dapat diwujudkan oleh Pemerintah Pusat, apabila tidak maka PB Formmalut akan bertaruh hidup dan mati untuk mengawal Sofifi menjadi Ibukota Provinsi,”Tandas Reza.(Eza/Red)

error: Content is protected !!