Simulasi US Berbasis Komputer SMP Islam I Kota Ternate Siap Digelar

Wahda S. Umsohy, Kepsek SMP Islam 1 Kota Ternate

TERNATE — SMP Islam I Kota Ternate siap menggelar simulasi ujian sekolah tahun ajaran 2020-2021.

Simulasi Ujian sekolah berbasis komputer ini di laksanakan selama 2 hari mulai dari tanggal 19 sampai 20 Maret 2021.

Kepala Sekolah SMP Negeri I Kota Ternate Wahda S. Umsohy saat di konfirmasi awak media di ruang kerjanya, Senin (25/03/2021), mengatakan bahwa pelaksanaan simulasi ujian sekolah berbasis komputer yang insya Allah akan di laksanakan pada tanggal 19-20 Maret 2021.

Selanjutnya, di hari Senin tanggal 22-25 Maret 2021 akan di laksanakan ujian praktek dari beberapa bidang studi seperti Penjas, Prakarya, seni budaya dan baca tulis Al-Quran yang di laksanakan selama 4 hari.

Kepsek menuturkan, pada tanggal 29 ada salah satu program nasional yaitu program Off Internasional Studi Assesmen yang itu hanya di fokus kan pada dua sekolah di Kota Ternate yakni SMP Negeri Islam I Kota Ternate dan SMP Nurul Hasan, dan itu akan di laksanakan pada tanggal 29 Maret.

Kemudian di tanggal 1-8 April 2021 akan melaksanakan Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK) dan insya Allah kesiapan kami menjelang ujian hingga hari ini sudah mencapai 80% tinggal pelaksanaan dan teknis-teknis nya saja yang sudah di atur oleh kepanitiaan.

“Jadi dari semua rangkaian kegiatan kami di SMP Negeri Islam I Kota Ternate merencanakan pada tanggal 18 Maret 2021 kami akan melaksanakan pertemuan bersama orang tua dari dua sesi, yakni sesi pertama kami akan bertemu dengan orang tua di 6 Kelas dan di sesi kedua kami akan bertemu dengan orang tua di 5 kelas,” ujarnya.

Kepsek juga menambahkan, untuk siswa yang mengikuti ujian di ajaran 2020-2021 ini dengan jumlah 383 orang yang insya akan semuanya bisa mengikuti perencanaan yang direncanakan tadi, sehingga sebelumnya kami akan menyampaikan terhadap orang tua dalam kesiapan-kesiapan di sekolah, sehingga mereka bisa melaksanakan.

“Harapan kami kepada orang tua siswa yang akan mengikuti ujian, kiranya sebagai orang tua bisa mengkordinir, sebagai orang tua juga bisa menjaga kesehatan siswanya, dan kesiapan belajar yang lainnya untuk menghadapi pelaksanaan ujian nantinya,”Tandas Wahda seraya menambahkan
pelaksanaan ujian tatap dikedepankan protokol kesehatan. (ade/red)

error: Content is protected !!