Tingkatkan Kompetensi Guru, FKIP Unkhair Latih Buat Perangkat Ajar TPACK-HOTS di SDN 81 Ternate

FOTO: FKIP Unkhair Ternate Gelar pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran kreatif di SDN 81 Ternate (Dok:Ist)

TERNATE,lensamalut.co – Guna mengangkat mutu pendidikan dasar, tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun (Unkhair) melaksanakan pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran kreatif. Kegiatan bertajuk “Pengembangan Perangkat Pembelajaran/Modul Ajar Kreatif Terintegrasi TPACK dan Berorientasi HOTS untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca” berlangsung di SD Negeri 81 Kota Ternate, Kecamatan Hiri.

Pendampingan Tekan Jarak Wilayah Kepulauan

Kegiatan ini diikuti penuh antusias oleh para guru SD Negeri 81. Mereka dibekali keterampilan merancang modul ajar yang memadukan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)—integrasi teknologi dengan pengajaran dan materi—serta pendekatan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) guna menguatkan kemampuan membaca siswa.

Para peserta menilai pelatihan ini sangat berharga karena di wilayah kepulauan seperti mereka, kesempatan serupa masih jarang tersedia. Materi disajikan mulai dari pemahaman konsep, penyusunan perangkat, hingga praktik langsung yang membuka wawasan baru agar pembelajaran lebih kreatif dan kekinian.

Dukungan Kepala Sekolah: Tak Cukup Teori, Butuh Praktik

Kepala SD Negeri 81, Amir Arifin, menyambut baik kehadiran tim Unkhair. Ia menegaskan sekolah sangat membutuhkan pendampingan nyata, bukan sekadar teori, agar guru mampu menciptakan bahan ajar yang sesuai kebutuhan siswa.

“Harapannya kegiatan ini berlanjut berkelanjutan, mencakup penyusunan, pelaksanaan, hingga penilaian pembelajaran yang berkualitas,” ujar Amir Arifin.

Pembelajaran Bermakna Kunci Kemampuan Membaca

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Samsu Somadayo, M.Pd., menekankan peran sentral guru dalam menentukan keberhasilan pendidikan. Integrasi TPACK dimaksudkan agar teknologi dimanfaatkan secara tepat sasaran, bukan sekadar pelengkap. Sementara pendekatan HOTS mendorong siswa tidak hanya menghafal, melainkan menganalisis dan mengevaluasi informasi demi kemampuan membaca yang bermakna.

“Kemampuan membaca adalah fondasi sukses belajar. Maka pendekatannya harus kreatif, kontekstual, dan selaras tuntutan abad ke-21,” tegas Dr. Samsu.

Jembatan Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Sekolah

Program ini menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan. Antusiasme guru dan dukungan sekolah menjadi indikator positif terjalinnya kolaborasi yang kokoh.

Ke depannya, pola pendampingan berkelanjutan diharapkan membangun budaya profesionalisme guru yang kuat, sehingga hasil belajar dan kemampuan membaca siswa SD Negeri 81 Kota Ternate semakin meningkat.(*)

error: Content is protected !!