Respon Tuntutan BARAH dan ASLAD, Harita Nikel Segara Bangun Pelabuhan Speedboat Kawasi

Pertemuan BARAH, Aslad dan Menajemen CSR Harita Nikel (dok/Ist)

LABUHA,lensamalut.co- Asosiasi Laut dan Darat (ASLAD) dan Barisan Rakyat Halmahera Selatan (BARAH) menuntut Harita Nikel segara bangun Pelabuhan Speedboat kawasi.

Tuntutan itu disampaikan saat aksi unjukrasa di site kawasi Obi, Senin 6 Oktober 2024.

Dalam kesempatan itu, Ketua BARAH, Ady Hj. Adam, BARAH tidak butuh janji tetapi kerja nyata.

Sementara Ketua ASLAD, Yeheskel Siar, menyatakan status jembatan dan ruko harus jelas, dan pengelolaan DBH harus dikembalikan ke masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan.

“kami menekankan pentingnya aksi nyata dan transparansi dalam pelaksanaan,”Ujar Yeheskel.

Tututan soal pembangunan pelabuhan speedboat kawasi dan Ruko pun direpson positif oleh Menajemen Harita Nikel melalui CSR (Corporate Social Responsibility).

Manager CSR Harita Nickel menyampaikan bahwa perusahaan telah meninjau langsung beberapa lokasi termasuk pelabuhan dan jembatan penghubung yang selama ini menjadi akses utama masyarakat.

“Kami menerima seluruh masukan dari BARAH, ASLAD, dan PHAI sebagai mitra sosial. Terkait pelabuhan speedboat Kawasi sudah menyiapkan rencana pembangunan yang akan dimulai setelah proses survei teknis selesai,”Ujarnya.

Ia menyebut, Harita Nickel membuka ruang dialog terbuka dan berkelanjutan dengan organisasi masyarakat serta pemerintah daerah agar setiap program CSR benar-benar tepat sasaran.

Disamping itu kata dia, Harita Nickel juga berkomitmen melibatkan masyarakat lokal dalam setiap tahapan perencanaan.

Sementara soal ruko, akan dilakukan verifikasi aset bersama pemerintah desa terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kemudian hari.
Selain itu, Menajemen CSR juga mendorong masyarakat agar pengelolaan dana tersebut dilakukan secara mandiri oleh kelompok penerima manfaat.

“Kami pada prinsipnya mendukung pengelolaan DBH oleh kelompok masyarakat, selama mekanisme dan tata kelolanya transparan serta terkoordinasi dengan pemerintah desa, Harita Nickel siap memberikan pendampingan teknis dan pelatihan agar program tersebut berkelanjutan dan produktif,”Jelasnya.(*)

error: Content is protected !!