Inspektorat Serahkan Temuan Dinas PUPR Senilai 1 Miliar Ke Kejari Halmahera Barat

Julius Marau (Istimewa)

JAILOLO — Inspektorat Halmahera Barat telah menyerahkan temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2019 ke Kejari Halbar.

Kepala Inspektorat Halbar Julius Marau saat ditemui Pekan kemarin menyampaikan, temuan yang melekat di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Halbar pada Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2018, dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun 2019 dengan total temuan Rp.1.342.258.602

Julius juga menyebutkan jenis pekerjaan yang terdapat kekurangan volume pada pekerjaan jalan aspal ruas desa Ake Jailolo-Tuguraci, temuannya senilai 300 juta sekian.

1. Kekurangan volume pembangunan jalan sirtu ruas dalam kota Jailolo, temuannya senilai 44 juta sekian

2. Kekurangan volume pembangunan jaringan irigasi desa Tuada, temuannya senilai 122 juta sekian.

3. Kekurangan Volume pembangunan jalan sirtu Braha-Tewe, total temuannya 5 juta sekian.

4. Kekurangan Volume pekerjaan peningkatan jalan tanah ke ruas jalan aspal Desa Tataleka-Gamlenge, temuannya senilai 189 juta sekian.

5. Kekurangan volume pekerjaan peningkatan jalan dalam kota Kecamatan Ibu Selatan, temuannya senilai 110 juta sekian

6. Kekurangan Volume pekerjaan jalan aspal ruas Desa Rioribati-Toniku temuannya senilai 316 juta sekian.

7. Kekurangan Volume pekerjaan jalan aspal dalam kota Kecamatan Sahu Timur, temuannya senilai 230 juta sekian.

Ia juga menyatakan total temuan Rp.1.342.258.602, sudah ada pengembalian sebesar Rp.269.678.788,

Julius juga mengaku Dinas PUPR Halbar ini menjadi langganan temuan jadi ia berharap bahwa ada perbaikan.

“Memang kita sudah berkali-kali melakukan sosialisasi dan pembinaan terhadap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direksi-direksi lapangan agar lebih baik lagi,” ujarnya.

Julius juga meminta kepada Kadis PU memperkuat kapasitas dan integritas.

“Kalau misalnya progres pekerjaannya baru 10 persen harus staf dari PUPR atau direksi lapangan sampaikan baru 10 persen jangan sampai disampaikan ke Kadis progres sudah 20 persen,”tandasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Intel Kejari Halbar, Deri Fuad Rachman saat ditemui Jumat 19 Februari membenarkan perihal penyerahan temuan tersebut.

“Iya benar ada penyerahan temuan. dari inspektorat, namun terlebih dahulu akan telaah satu-persatu.
Karena LHP yang diserahkan itu banyak,”Jelasnya.(mn/red)

error: Content is protected !!