TERNATE — Dugaan Kejahatan merekayasa dan menyebarkan Isu Ijazah milik Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Usman Sidik perlahan-lahan mulai terungkap.
“Dalang pemicu rekayasa isu Ijazah milik bupati Usman Sidik saat itu Burhan ismail,” Ungkap Adi Hi Adam kepada wartawan baru-baru ini.
Adi menyebut,tahun 2019 lalu dirinya dengan Burhan Ismai telah menyiapkan sejumlah dokumen guna mempresure Izasah SMA milik Usman Sidik adalah Palsu, namun setelah ditemukan sejumlah dokumen berupa buku induk, daftar Nilai serta sejumlah dokumen lainya. Burhan Ismai lalu kemudian membuat sebuah dokumen seolah-olah Usman Sidik tidak pernah Tamat di sekolah SMP Negeri 3 Kayoa.
Adi pun mengaku, semua ini merupakan permainan Burhan Ismail dan dirinya juga dilibatkan dalam masalah ini saat proses pilkada halsel berjalan.
“Kami berdua saat itu aktor di balik dari semua itu, Jika masalah ini, Usman Sidik menempuh jalur hukum dirinya akan siap membeberkan semua atas apa yang dilakukan dirinya bersama burhan ismail,” Ungkap Adi H Adam seraya meminta semua pihak tidak terjebak dalam permainan Burhan Ismail.
Ia menuturkan, kekicikan Burhan Ismail Dengan sendiri mengkonsepkan dokumen yakni (Surat Pernyataan) terhadap Usman Sidik.
“Kemudian Burhan mengajak dirinya (red Adi Hi Adam) berdua bawa di kepsek SMP kayoa saat itu Fatah Kadir untuk menadatanganan Surat tersebut,”Beber Adi.
Sementara Mantan Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 3 Kayoa, Fatah Kadir kepada wartawan baru-baru ini mengatakan, Waktu itu ia berada di rumah tepatnya di lelong kelurahan makasar timur tiba-tiba.
Lanjutnya, Ia didatangi tiga orang yakni Adi H Adam, Burhan Ismail dan satu orang yang mengaku dirinya dari Polda Malut.
Bahkan Kata Fatah, Saat itu mereka memaksa dirinya menadatangani sebuah dokomenn yang sudah di siapkan.
“Saat itu saya menolak tapi mereka memaksa saya untuk tandatangan surat itu,” Pungkasnya.(*)













