HALSEL — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Selatan melalui dinas Pertanian Perkebunan dan Ketahanan pangan malakukan panen padi di Desa Sumber Makmur Kecematan Gane Timur pada Rabu, (20/9/23).
Panen padi seluas 94 hektar tersebut dihadiri oleh Bupati Halsel Usman Sidik bersama sejumlah Oraganisasi Pimpinan Daerah (OPD) lingkup Halamahera Selatan serta Kelompok Tani.
Bupati Usman Sidik dalam sambutan mengatakan, Panen yang dilaksanakan hari ini menunjukan bahwa Halmahera Selatan tetap berupaya dalam mewujudkan kemandirian pangan.
“Saya berharap ini dapat memberikan semangat kepada para petani guna mendukung pembangunan sektor pertanian yang lebih baik, sehingga dapat membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat di Kecamatan Gane Timur,”harap Bupati.
Menurutnya, hal ini sangat penting, mengingat pangan adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhui setiap warga negara.
Untuk itu sebagai tindaklanjut RKPD 2021-2026 transmigrasi lalubi telah dinyatakan sebagai lumbung pangan kabupaten halmahera selatan.
“Kami sebagai Bupati telah berkomitmen untuk tetap membangun wilayah transmigrasi berupa infastruktur prasarana dan sarana pertanian untuk proses budidaya tanaman pangan khususnya padi,”jelas Bupati.
Ia menambahkan, dari hasil panen tersebut akan dibagikan seluruh kepada warga halamahera selatan yang katagori tidak mampu.
“Sebanyak 150 ton beras dari hasil panen saat ini pemda beli dan dibagikan kepada warga yang tidak mampu secara gratis,” terangnya.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga mengakui bahwa dalam sistem penggaran khusus pada bidang pertanian terbilang masih minim.
“Untuk anggaran pertanian memang masih minim. Namun, jika itu menjadi prioritas pertanian saya minta pa kadis tolong sampaikan kebutuhan, agar saya bisa melakukan diskresi penggaran,”Pungaksnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Ketahanan Pangan Halsel, Agus Heriawan, S.Hut, MSi mengatakan, panen tahun ini ada peningkatan produksi dari tahun kemarin karna didukung oleh sarana produksi pertanian yang memadai.
“Iya sarana penunjang pertanian itu berupa obat-obatan, pupuk, benih dan alat dan mesin pertanian (alsintan) jadi ada peningkatan produksi,”ucapnya.
Lebih lanjut kata Agus, Sesuai RKPD translalubi ditargetkan untuk menjadi lumbung pangan di halmahera selatan.
“Bupati telah menjelaskan ingin konsen terhadap produksi pangan untuk peningkatan taraf hidup masyarakat dengan cara membeli hasil-hasil pertanian serta dapat meningkatkan perluasan lahan pertanian yang digarap,”Pungkasnya.(*)














