JAKARTA,lensamalut.co – Sebuah babak baru dalam sejarah pertahanan keamanan di wilayah Maluku Utara resmi tercatat. Korem 152/Baabullah secara resmi beralih komando dan pengendalian (alih kodal) dari Kodam XV/Pattimura ke Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha (MKR).
Langkah ini menjadi bagian dari penguatan organisasi TNI Angkatan Darat di wilayah Maluku Utara. Prosesi bersejarah ini berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Upacara serah terima tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Aula A.H. Nasution, Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta. Turut hadir Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.I.P., M.M., bersama para perwira tinggi TNI AD dan para Panglima Komando Utama dari seluruh Indonesia.
Momen penting ditandai dengan penyerahan panji satuan kepada Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, S.E., M.M., selaku Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha. Peristiwa ini menegaskan keberadaan Kodam XXVIII/MKR sebagai komando kewilayahan TNI AD yang berdiri sendiri di wilayah Maluku Utara, sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Bumi Moloku Kie Raha.
Dengan telah terlaksananya alih kodal ini, diharapkan pembinaan teritorial, pemberdayaan wilayah pertahanan, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dapat berjalan lebih terintegrasi, cepat, dan tepat sasaran.
Dalam amanatnya, Kasad Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang efektif dan berkesinambungan antara TNI AD dengan seluruh pemangku kepentingan pemerintah daerah, insan media, maupun masyarakat luas.
Komunikasi yang baik menjadi kunci utama agar setiap kebijakan dan program yang dijalankan dapat dipahami dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan dan keamanan masyarakat. (*)















