TERNATE,lensamalut.co — Kepala Puskesmas Dolik, Kecamatan Gane Barat Utara, Talha Abdullah gagal menjalankan Program pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Jelang 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan Basam-Helmi.
Pasalnya, Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan Visi-Misi dan termuat dalam program 100 hari Kerja Bupati dan Wabup Basam-Helmi usai gagal dijalankan oleh Kepala Puskesmas Dolik, Talha Abdullah.
Berdasarkan data yang diperoleh Media ink, kegagalan Kapus Talha nampak dalam daftar PKG di Puskesmas Dolik telah menunjukkan 0% pendaftaran layanan gratis dan layanan mingguan berjalan juga 0% pelayanan.
Parahnya lagi, layanan komunitas di puskesmas mencakup berbagai upaya kesehatan yang berfokus pada promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif untuk masyarakat juga 0% pelayanan.
Kinerja Kapus Dolik Talha jelas mencoreng program prioritas 100 hari kerja Bupati, terkait pengoptimalan program pelayanan publik, khususnya program PKG di Puskesmas.
Sejumlah pegawai Puskesmas Dolik saat dimintai keterangan mengungkap, bukan hanya program PKG yang mogok, tetapi juga pelayanan internal Puskesmas terhadap masyarakat juga tidak optimal.
Mirisnya lagi, selama menjabat Kapus Dolik, Talha sangat tertutup dengan Dana BOK. bahkan, Bendahara dan Kepala Tata Usaha (KTU) puskesmas yang di angkat olehnya tak lain keluarganya sendiri, ungkap pegawai Puskesmas enggan namanya digubris.
Terkait hal itu, Kapus Dolik Talha Abdullah saat di konfirmasi Wartawan melalui WhatsApp enggan merespon hingga berita ini di publis. (*)













