TERNATE,lensamalut.co – Nama Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I. kini santer disebut-sebut sebagai calon terkuat yang berpotensi memimpin Ikatan Keluarga Besar Makayoa (IKB Makayoa) pada Musyawarah I yang akan digelar November 2026 mendatang.
Sosok Sarbin Sehe yang merupakan putra asli daerah dan memiliki latar belakang birokrasi panjang hingga menjabat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku Utara sebelum akhirnya terpilih sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara periode 2025–2030, dinilai memiliki kualifikasi yang tepat untuk memimpin paguyuban terbesar masyarakat Makian-Kayoa ini.
Dukungan Mengalir Luas
Berbagai elemen masyarakat Makayoa mulai menyuarakan dukungan agar Sarbin Sehe bersedia memimpin organisasi tersebut.
Sarbin dianggap sebagai figur yang dekat dengan rakyat, berpengalaman dalam manajemen organisasi, serta memiliki visi pembangunan yang selaras dengan aspirasi masyarakat kepulauan, nama Sarbin muncul di puncak daftar calon potensial yang disepakati oleh para tokoh adat dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Musyawarah I, Ir. Abuhari Hamza, M.Si., sebelumnya menyatakan penjaringan calon ketua akan dilakukan secara transparan dan terbuka bagi seluruh warga Makayoa yang memenuhi syarat.
Musyawarah ke I ini diharapkan melahirkan pemimpin yang visioner dan mampu memperkuat konsolidasi organisasi di tengah dinamika pembangunan Provinsi Maluku Utara.
Berikut Profil Singkat Sarbin Sehe
Nama: H. Sarbin Sehe, S.Ag., M.Pd.I.
Asal Halmahera Selatan, Maluku Utara
Karir birokrasi pernah menjabat Kepala Kanwil Kementerian Agama Maluku Utara dan Sulawesi Utara (Sulut).
Saat ini, Sarbin Sehe menjabat Wakil Gubernur Maluku Utara (2025–2030), mendampingi Gubernur Sherly Tjoanda dengan Visi Mewujudkan Maluku Utara yang sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing.
Hingga saat ini, Sarbin Sehe belum memberikan pernyataan resmi terkait isu tersebut. Namun tekanan agar beliau bersedia maju semakin menguat seiring mendekatnya tanggal pelaksanaan Musyawarah ke I IKB Makayoa.
Seluruh warga Makayoa berharap musyawarah nanti menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan bersama. (*)















