LENSAMALUT.CO, SOFIFI — Front Perjuangan Demokrasi Maluku Utara (FPD-Malut) di Jakarta bakal menggelar aksi didepan Gedung Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Repoblik Indonesia Senin 31 Oktober pekan depan.
Aksi unjuk rasa Mahasiwa Maluku Utara di Jakarta tersebut tidak lain dan tidak bukan melainkan hanya menuntut Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) segera evalausi dan Copot Tiga Komisioner Bawaslu Halsel yakni ketua Asman Jamel dan Anggotanya Rais Kahar dan Kahar Yasim.
Melalui Siaran Persnya, Korlap Reza A Syadik menyampaikan bahwa Proses rekrutmen Panwascam Pada Pemilu 2024 nanti khususnya di Wilayah Halmahera Selatan banyak menyisahkan masalah. Sebab peserta yang terlibat masalah, baik sangsi kode etik, keterlibatan politik hingga anggota Parpol pun diloloskan.
“Tentunya integritas Tiga Komisioner bawaslu Halsel diragukan publik. Sebab orang yang rekam jejaknya buruk tetapi dilo loloskan,”Ujar Reza, Kamis 27 Oktober.
Reza pun meminta agar segara meninjau kembali hasil keputusan yang sudah diumumkan ke publik kemarin. Sebab Citra Bawaslu di publik tercoreng.
Selain itu, ia akan mendesak kepada Bawaslu RI dan DKPP segara mengevalausi bila perlu mencopot tiga komisioner Bawaslu Halsel yang tidak profesional dalam proses perekrutan Anggota Panwascam.
“Bagimana mungkin pemilu serentak tahun 2024 ini bersih, Jujur dan Transparan sementara penyenggara bagian pengawasan saja tidak profesional,”Tegas Reza.(*)













