TOBELO — Lembaga Pemuda Adat (LEPA BOENG) Memohon maaf ke Presdir PT. Indotan/NHM Terkait dengan ucapan kalimat “pembohong” disaat aksi unjuk rasa beberpa waktu lalu.
“Pemuda Adat (LEPA BOENG) tidak berniat untuk menghina ataupun mencemarkan nama baik pemilik saham terbesar dalam perusahan yang ada di tanah Gosowong. Olehnya itu kami meminta maaf atas ucapan tersebut,”Kata Mesak Habari Salah seorang Pemuda Adat BOENG, Rabu (27/01/2021).
Menurutnya, kata pembohong yang di lontarkan oleh Pemuda di saat aksi melahirkan kontroversi di kalangan masyarakat. Meski demikian, Menjudge dengan berbagai macam dalil telah di keluarkan sekelompok anak negeri yang hadir tersebut bagaikan hiro untuk menyelamatkan dunia.
“Selaku anak muda yang masih membutuhkan berjuta-juta pengalaman tetap melangkah maju walaupun badai akan menggoncang,”Katanya.
Dia juga menyebutkan berbagai macam pertimbangan telah dilalui, ketersinggungan dari Presdir PT. Indotan/NHM dengan adanya kata “pembohong” karena tidak sesuai dengan semua yang telah di lakukan.
Olehnya itu, atas nama Lembaga Pemuda Adat (LEPA BOENG) Memohon maaf yang sebesar-besarnya jika kata-kata yang membuat ketersingungan Presdir PT.NHM.
“mungkin kata-kata yang dilontarkan terlalu keras. Namun itu semua prinsipnya mereka hanya menyampaikan kelemahan dan kelebihan orang Kao bahwa ketegasan dalam bersikap adalah warisan dari para leluhur untuk anak cucu,”Ucapnya.
Diketahui, Aksi protes yang di lakukan oleh Lembaga Pemuda Adat (LEPA BOENG) Kao beberapa waktu lalu telah menimbulkan kontroversi dikalangan masyarakat.
Bahkan ada yang sampai menjudge atau menghakimi dengan berbagai macam dalil telah di keluarkan.
Padahal aksi protes yang di lakukan itu adalah bagian dari mesin pengontrol terhadap sisa-sisa kebiasaan lama yang masih bercokol di tubuh PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM). Tidak ada niat menghina seseorang apalagi Presdir PT.NHM.
Kekurangan dan ketidakmampuan dalam mengontrol emosi disaat aksi dengan narasi “ PAK Hi ROBERT NITHIYUDO PEMBOHONG BESAR” membuat Presiden Direktur PT. Indotan Halmahera Bangkit/NHM tersinggung.(nal/red)













