KMP Mutiara Pertiwi 1 Tabrak Dermaga Penyebrangan Fery Bastiong hingga Ambruk

Detik-detik KMP Mutiara Pertiwi 1 Tabrak Dermaga Fery Bastiong

LENSAMALUT.CO, TERNATE — Kapal Ferry KMP Mutiara Pertiwi 1 menabrak dermaga penyebrangan fery Bastiong hingga ambruk dan tercebur ke air laut. Insiden ini terjadi sekitar pukul 15:48 WIT sore tadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, KMP Mutiara Pertiwi 1 olah gerak disamping dermaga 1, namun dengan kecepatan yang tinggi hingga menabrak Dermaga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun soal keruguan ditaksirkan mencapai puluhan miliar rupiah.

Kepala Balai Pengelolah Transportasi Daerah Kota Ternate,
Fachry A.Radjiloen saat dikonfirmasi membenarkan perihal insiden tersebut.

kronologis Insiden itu, KMP. Mutiara Pertiwi 1 dari posisi kapal berlabuh ingin melakukan sandar untuk melakukan pemuatan/pelayanan pada trip V lintas Bastiong – Sofifi pukul 15.48 WIT di dermaga 2 namun terjadi kesalahan pada saat manuver, kecepatan kapal tidak menurun dan kondisi arus cukup kencang hingga menabrak dermaga 1.

Ia menuturkan, kejadian ini murni kesalahan olah gerak awak kapal.
Saat ini pelayanan tetap dilakukan dengan menggunakan satu dermaga.

“pihak BPTD akan melaksanakan rekayasa jadwal demi kelancaran pelayanan penyeberangan. Dan kecelakaan ini akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sesuai tata cara pemeriksaan kecelakaan kapal,”Tukasnya.

Terpisah, General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ternate, Maluku Utara, Justan Gaffaru menjelaskan pihaknya belum mengetahui penyebab atas insiden tersebut. Karena tidak berada ditempat.

“Saya ada di Tidore dalam rangka mengantisipasi angkutan kunjungan Wakil Presiden RI di Maluku Utara,” ungkapnya.

Ia mengakui, setelah mengecek langsung kondisi dermaga 1 ternyata hancur total dan tidak bisa melakukan aktivitas pelayanan.

“Dermaga 1 90 persen hancur, dan untuk kerugiannya kami belum bisa taksir, namun estimasi kita diatas Rp25 miliar,”bebernya.

Ia menambahkan, KMP Mutiara Pertiwi 1 ini merupakan kapal swasta milik PT ALP.

“Yang jelas kapal ini milik swasta yang mempunyai izin operai dengan rute Bastiong-Sofifi,”Pungkasnya.(Alan/Red)

error: Content is protected !!