Jembatan Penghubung Tiga Kecamatan di Morotai Ambruk, BPJN Malut buka Akses Jalur Darurat

Jembatan di Desa Tabatai Morotai Ambruk

LENSAMALUT, DARUBA — Hujan deras mengguyur Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Sabtu (15/7) menyebabkan jembatan di desa Sabatai Tua ambruk.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Pulau Morotai, Muslim menjelaskan, hujan deras selama kurang lebih 6 jam membuat jembatan di Desa sabatai Tua ambruk.

Ia menuturkan, jembatan di ruas jalan nasional ini merupakan akses penghubung di tiga Kecamatan yakni Morotai Timur, Morotai Utara, dan Morotai Jaya.

“Akses jalan penghubung ini hanya 1, karena itu harus dilakukan Penanganan darurat,”Ucap Muslim.

Sementara untuk korban banjir belum diketahui jumlah rumah yang tergenang lantaran akses jalan yang terputus.

“Sementara kita masih data karena hujan baru mulai redah, jadi sementara kita masih konsentrasi di jembatan yang putus,”Pungkasnya.

Sementara pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara melalui PPK 1.4 Abdul Hamid Payapo, mengatakan pihaknya tengah berupaya membuka akses jalur darurat untuk memudahkan warga.

“Saat ini kami dari Balai Jalan sedang berupaya membuka jalur darurat agar dapat digunakan untuk sementara waktu,”kata Hamid.

Ia menyebut, jembatan yang terputus menyebabkan puluhan desa di tiga kecamatan terisolir.pasalnya, warga harus menunggu pembangunan jembatan darurat untuk dapat menyebrang.

“Jadi kita upayakan jalan darurat bisa selesai secepatnya,” harapnya.

Diketahui, kondisi jembatan di desa sabatai Tua itu dibangun sejak tahun 1983 atau sudah berusia 41 tahun.(Red)

error: Content is protected !!