LENSAMALUT.CO, TERNATE — Pernyataan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Maluku Utara, Kuntu Daud soal demonstrasi nakes seperti komunis mendapatkan kecaman dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan pemuda Marhaenis (GPM) Maluku Utara, Sarinah Endang Sulastri.
Ia menyatakan, sebagai wakil rakyat apalagi ketua tentunya harus mencari solusi bukan memperkeruh suasana.
Bagi dia, sebagai wakil rakyat tidak etis bila menyampaikan hal seperti itu terhadap masyarakat yang tengah menuntut keadilan.
“Jadi bagi kami penyataan ketua DPRD Malut yang menyamakan aksi para nakes seperti komunis tersebut sangat disayangkan, karena menodai hati rakyat, “Ucapnya, Senin 23 Januari 2023.
DPRD lanjut dia, pasti memiliki kewenangan, namun kewenangan itu harus mengarah pada rakyat apalagi ketika rakyat menuntut keadilan seperti para tegaga nakes.
“mereka ini memperjuangkan hak yang tidak di bayarkan oleh pemerintah Daerah, harusnya DPRD juga tidak bole tinggal diam tetap merespon cepat hal itu. bukan malah lontarkan kalimat yang tidak etis apalagi ketua DPRD berasal dari PDIP,”Ungkapnya.
“Sebagai Partai banteng sambung dia, harus lebih mencerminkan kepentingan kaum Marhaen bukan malah memperkeruh Suasana dengan mengatakan aksi Tenaga Nakes seperti komunis,”Pungkasnya.(Isr/Red)













