GOSOWONG,lensamalut.co — Manajemen PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) secara resmi melepas keberangkatan tim Emergency Response Team (ERT) untuk mengikuti 8th Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) 2026, Kamis (15/10/2026) di lokasi tambang emas Gosowong. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung di Timika, Papua, pada 22 Oktober hingga 1 November 2026.
Tim yang diberangkatkan terdiri dari sembilan personel terbaik. Zakaria Barham bertindak sebagai manajer sekaligus pelatih, Muhammad Ifan sebagai kapten tim, disertai tujuh anggota tim lainnya. Dua di antaranya merupakan peserta program ERT Volunteer dari Departemen HSE — M. Rifaldi Limatahu sebagai rescuer dan Dwi Kurniawan sebagai paramedis.
Kapten Tim ERT NHM, Muhammad Ifan, mengakui bahwa keterlibatan tim dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat waktu persiapan menjadi lebih terbatas. Namun demikian, semangat tim tetap terjaga.
“Meski waktu persiapan terbatas karena keterlibatan dalam penanganan karhutla, kami tetap berkomitmen menjaga kekompakan, disiplin, dan solidaritas, serta memberikan kemampuan terbaik untuk membawa nama baik NHM,” ujar Ifan.
Wakil Direktur Operasi/KTT NHM, Rara Dodo Lawolo, memberikan dukungan penuh dari jajaran Direksi dan Manajemen. Ia mengapresiasi dedikasi tim yang tidak hanya bersiap untuk kompetisi, tetapi juga nyata membantu penanggulangan karhutla di sekitar wilayah operasional, termasuk dukungan pemadaman di lahan masyarakat.
“Jadikan kesempatan ini sebagai wadah untuk menambah pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat kemampuan dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Tetap semangat, jaga kekompakan dan solidaritas tim, junjung tinggi disiplin serta keselamatan,” pesan Rara.
Kompetisi IFRC 2026 mempertemukan perusahaan dan instansi se-Indonesia dalam uji keterampilan penyelamatan dan penanggulangan darurat. Ajang ini juga menjadi sarana bertukar pengetahuan, teknologi, dan memperkuat sinergi antar tim dengan semangat “One Team, One Mission Saving Lives!” (*)















