TERNATE,lensamalut.co — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Alumni (PA) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Maluku Utara meminta Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub dan Wakil Bupati Anjas Taher segara mengambil langkah membela rakyatnya yang ditangkap Polda Maluku Utara saat unjukrasa menuntut hak ke perusahaan PT.Posision.
Ketua DPD PA GMNI Maluku Utara, Mudasir Ishak meminta Bupati dan Wakil Bupati Haltim turun tangan membela rakyatnya.
Ia menuturkan, tidak ada rumus seorang pemimpin diam dan melakukan pembiaran rakyatnya sendiri dalam sedang menghadapi masalah.
Menurutnya, keadilan hukum harus di tafsirkan atas dasar keadilan dan moral,apa lagi ini rakyat kecil berhadapan dengan perusahan dan petinggi daerah.
Karena itu, atas nama institusi GMNI meminta Bupati harus mempertaruhkan jabatan dalam membela rakyatnya ketimbang pro terhadap kaum pemodal yang hanya mampir mengambil kekayaan semata lalu berelit-elit di jakarta.
“harus diingat menjadi kepala daerah karena rakyatmu, yang memilih dan mengangkat pada proses pemilu bukan pilihan para pengusaha tambang,”kata Mudasir, Jumat (23/5/2025).
Meski demikian, ia berharap dengan kapasitas yang luas sebagai kepala daerah dapat mencari solusi terbaik kepada 11 warga kecil yang sementara berada dalam ruang dan situasi yang menyedihkan.(*)













