TERNATE,lensamalut.co – Kepala Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara Arafik Gapang, diduga sengaja tidak membayar insentif sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) Kelurahan Jati. Padahal, anggaran insentif RT dan RW telah cair sejak 31 Desember 2024.
Informasi yang diterima wartawan, sebagai insetif untuk ketua RW tidak dibayar tidak hanya 1 bulan melainkan 3 sampai 4 bulan yang tidak dibayar.
Hal ini terungkap setelah adanya pengakuan RW yang menyebutkan, Kepala Kelurahan Jati tidak membayar insentif sejumlah RW tanpa ada alasan.
“Kalau tidak salah masih sekitar empat RW yang insentif mereka belum dibayar, termasuk saya,” kata salah satu Ketua RW yang namanya enggan disebut kepada wartawan, Minggu (12/01/2024).
Menurutnya, insentif ketua RW perbulan senilai Rp 3 ratus ribu, namun sampai sekarang belum dibayar.
“Ada yang sudah 2 bulan bahkan sampai 3 bulan belum dibayarkan, tapi herannya saya tidak tahu apa alasannya sampai belum di bayar,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Kelurahan Jati Arafik Gapang saat dikonfirmasi wartawan via handphone, Senin (14/01/2025) mengakui sebagian insetif ketua RT dan RW belum dibayar, namun ia berjanji tetap upayakan melakukan pembayaran.
“Semua RT sudah hanya RT 7 yang belum sampai sekarang saya tunggu, karena sampai sekarang ketua RT belum datang di kantor dan saya juga tidak tau sekarang keberadaannya ada di mana,” ujarnya.
Selain ketua RT 7 yang insentif nya belum dibayar, Arafik mengaku juga belum membayar insentif ketua RW 04 dengan alasan ketua RW 04 sedang bermasalah dengan dirinya.
“Sisa RW 4 saya tunggu karena dia ada buat sedikit kesalahan dengan saya dan saya keluarkan dia dari group sampai sekarang belum datang ke saya. Jadi sisa RT 7 karena uang ada di kantor, karena saya tunggu sampai rapat empat kali ketua RT 7 tidak ada. Sebenarnya tidak ada kendala, tapi kalau mereka datang di kantor semua selesai,” tuturnya.
Ia menambahkan, untuk ketua RW 4 akan diganti tetapi hak insentifnya akan di selesaikan.
“Kalau RW 4 saya ada ganti, kemudian saya juga tunggu dia di kantor karena dari empat bulan lalu saya keluarkan dari group WA karena ada RT dan RW yang tersinggung, jadi saya ganti dia dari RW 04. Tapi hak insentif dia akan diselesaikan,”Tandasnya.(*)













