TOBELO,lensamalut.co – Komitmen berkelanjutan NHM Peduli terlihat nyata pada perjalanan pengobatan Salsabila (5 tahun, Bacan), anak penderita spina bifida (kelainan tulang belakang). Didampingi sejak usia lima bulan, Salsabila sudah dibantu berobat ke Ternate, Manado, hingga Jakarta melewati serangkaian operasi dan pemulihan yang panjang.
Dokter NHM Peduli, dr. Hi. Syamsul Bahri Hi. Idris, Sp.OG., SH., MH., menjelaskan sejarah penanganan: pertama kali dibawa periksa ke Ternate lalu dirujuk ke Manado. Awal 2022 dirujuk ke RSCM Jakarta untuk operasi koreksi tulang belakang.
Perjalanan medisnya berlanjut:
2023: Fisioterapi kaki & operasi koreksi kedua kaki
Akhir 2025: Operasi koreksi ulang tulang belakang ditamba penanganan kandung kemih dan ginjal
2026: Dua kali operasi lagi untuk kaki serta gangguan saluran kemih dan ginjal
Dukungan Tak Terputus
Selama lebih dari lima tahun, tim NHM Peduli tak sekadar hadir saat operasi, tapi juga terus berkoordinasi dengan keluarga, memantau kebutuhan medis, dan memastikan penanganan berjalan teratur meski harus bolak-balik antar rumah sakit. Kini di usia 5 tahun 3 bulan, Salsabila masih rutin menjalani pemulihan dan tindak lanjut kondisi kesehatan.
Kasus Salsabila menjadi bukti bahwa dukungan NHM Peduli tidak berhenti di satu bantuan sesaat, melainkan mendampingi pasien sepanjang perjalanan pengobatan yang berat demi kesembuhan dan harapan keluarga.(*)













