Tidore  

Sekolah Rakyat Tidore Menjelajah Jejak Rempah dan Kearifan Lokal

Kepala Sekolah SRMA 28 Tidore Kepualauan, Abidin Mahifa (Dok/Ist)

TIDORE,lensamalut.co – Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 28 Tidore Kepulauan menggelar kegiatan Project National Building Awareness (Jejak Rempah dan Kearifan Lokal).

Kegiatan tersebut terfokus pada beberapa pembelajaran antara lain yaitu:

  1. Mempelajari sejarah Maluku Utara di Kedaton dan Kesultanan Ternate
  2. Belajar mengolah sampah menjadi barang bermanfaat dan layak Guna
  3. mempelajari cara produksi Kenari, Cengkeh, Pala dan lainnya.

Selain itu, para siswa-siswi pun mempelajari Softskill Table Manner sebagai landasan pembiasaan baik Siswa Siswi Boarding School, yang bertempat di muara Mall, kie raha 3, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Selasa (28/04/2026).

Kepala Sekolah SRMA 28 Tidore Kepualauan, Abidin Mahifa, mengatakan ini adalah Project National Building Awareness atau Jejak Rempah dan Kearifan Lokal. Kegiatan ini bagaimana membuat para siswa-siswi untuk lebih mengenal dan mempelajari sejarah dan kearifan lokal di Provinsi Maluku Utara.

“Jadi memang kegiatan ini sangat berguna dan bermanfaat bagi para siswa-siswi di SRMA 28 Tidore Kepulauan. Selain itu, kegiatan ini bukan hanya sebatas teori, tapi juga langsung di praktekan di lapangan,” ujarnya.

Abidin menuturkan, para siswa-siswi menerima materi sekaligus mempraktekan dengan mengunjungi kedaton Ternate untuk mempelajari langsung sejarah kesultanan di provinsi Maluku Utara.

“Selain itu para siswa-siswi pun belajar mengolah sampah menjadi barang bermanfaat dan layak guna, baik secara estetika maupun fungsional, serta mempelajari cara produksi Kenari, Cengkeh, Pala dan lainnya menjadi makanan yang bisa di ekspor dari dalam negeri dan luar negeri,” katanya.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Ia berharap dapat bermanfaat dan berguna bagi siswa-siswi kedepan.(*)

error: Content is protected !!